Rabu, 25 Mei 2011

Terengkuh Lirik Hujan

Bola bola dingin
Ia terjatuh...
Ia turun…
Tes...tes...tes…
Satu tetes…
Dua tetes...
Lalu mereka tumpah
Hempasan tubuh mereka keras
Berebut memukul-mukul kepalaku yang polos
Aku bertepi di rumah ku yang hangat
Tapi hujan tak menyerah
Lirih nyanyiannya deru menyapaku
lembabkan tabir dibalik dinding bening itu
Membekaskan semburat embun disana
Hangat….
Aq menanti hujan itu deras,
Melihat tetes-tetes itu terjun
Bebas dan basah
Tetes itu mengalir…
Tak henti lekap mata padanya
Akankah ia terus mengalir
Hingga jauh…
Hingga ke tempatmu
Manusia yang ku rindu
Mampukah ia hanyutkan rasa ini
Resah rindu yang menyesakku
Biarlah hujan itu
Hanyut hingga ke bawah kaki mu.
Sampaikan salam rindu
Juga memukul-mukul kepalamu
Resapkan fantasi
Agar kau faham rasa ku
Rasa yang buatku inginkan mu

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus